European Leagues Kecam Niat FIFA Jual Saham Piala Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 | 02:37:01 WIB
Asosiasi Liga-Liga Eropa (European Leagues) secara tegas menolak rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia kepada pihak investor swasta. (Foto: NET)

JAKARTA — Asosiasi Liga-Liga Eropa (European Leagues) secara tegas menolak rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia kepada pihak investor swasta.

Lewat pernyataan Presiden Claudius Scafer, lembaga yang mewakili kalangan liga profesional di Eropa tersebut memandang langkah yang diambil FIFA membahayakan fondasi sepak bola serta berisiko menyerahkan kendali jangka panjang kompetisi terkemuka dunia itu kepada pihak swasta.

"Para pemimpin sepak bola yang bertanggung jawab memiliki kewajiban untuk bersatu menentang proposal ini, bukan hanya demi sepak bola saat ini, tetapi juga demi generasi pemain dan suporter di masa depan agar olahraga ini tetap sehat, berkelanjutan, dan setia pada nilai-nilai yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia," ucap Schader melalui pernyataan resmi organisasi pada Kamis (30/7/2026).

Melalui rilis resminya, European Leagues menyebut keputusan FIFA yang mencari investor swasta untuk anak usaha baru pengelola hak komersial serta penyelenggaraan turnamen sebagai tindakan yang serampangan dan memecah belah sepak bola.

Lembaga tersebut menegaskan bahwa Piala Dunia bukanlah milik pribadi Presiden FIFA yang bebas diperjualbelikan. 

Berdasarkan pandangan mereka, nilai kejuaraan itu terbentuk setiap hari berkat kontribusi liga, klub, pemain, serta suporter, namun pihak-pihak tersebut justru sama sekali tidak dilibatkan dalam memberikan suara maupun persetujuan atas gagasan tersebut.

Di samping itu, European Leagues berpendapat bahwa kejayaan sepak bola selama ini terbentuk lewat penerapan sistem piramida terbuka yang menjaga stabilitas antara turnamen domestik dan internasional. 

Oleh sebab itu, berbagai peluang komersial semestinya berfungsi memperkokoh sistem tersebut, alih-alih merombak ataupun membahayakannya.

Lebih lanjut, pihak asosiasi melontarkan kritik terhadap prosedur penyusunan usulan FIFA yang dianggap tertutup dan ditempuh secara sepihak.

Mereka menilai tindakan itu mencerminkan kebiasaan pengambilan keputusan FIFA yang kerap menuai sorotan publik, termasuk perihal penetapan jadwal pertandingan tingkat internasional.

European Leagues mengonfirmasi telah melayangkan laporan resmi kepada Komisi Eropa atas dugaan penyalahgunaan posisi dominan oleh FIFA dalam penentuan kalender pertandingan internasional yang dinilai bertentangan dengan hukum persaingan usaha Uni Eropa.

Menurut pandangan mereka, setiap rancangan kebijakan yang menyangkut kalender maupun turnamen wajib dirumuskan melalui mekanisme yang terbuka, akuntabel, serta mengikutsertakan seluruh pihak terkait, selaras dengan penegasan Mahkamah Uni Eropa dalam vonis kasus European Super League tahun 2023.

European Leagues turut menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi bersama UEFA dalam rangka mengamankan kepentingan jangka panjang dunia sepak bola.

Organisasi tersebut sekaligus mengajak seluruh federasi serta asosiasi sepak bola nasional di berbagai wilayah agar turut mencermati gagasan Presiden FIFA itu secara kritis.

Terkini