Telkom Perluas Digitalisasi Pendidikan Lewat PIJAR

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:51:01 WIB
Telkom Perluas Pendidikan Digital, 718 Ribu Siswa Gunakan PIJAR [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mengintensifkan digitalisasi pendidikan nasional lewat platform PIJAR, sebuah ekosistem digital yang dirancang guna mengakomodasi beragam kebutuhan sektor pendidikan. 

Selama Semester I 2026, Telkom via PIJAR menyokong berbagai program penting pendidikan meliputi pelaksanaan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA), Kompetisi Akademik LENTERA 2026, Seleksi Rekrutmen Guru dan Tenaga Kependidikan, serta asesmen berbasis digital lewat Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK), Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ), Penilaian Tengah Semester (PTS), hingga Penilaian Akhir Semester (PAS).

Penerapan tersebut telah merambah lebih dari 2.000 sekolah di 33 provinsi dengan akumulasi peserta melampaui 718.500 orang. Sinergi bersama pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta satuan pendidikan di berbagai wilayah nusantara menjadi porsi dari ikhtiar Telkom menyediakan jawaban digital bagi ranah pendidikan. Melalui PIJAR, rangkaian aktivitas belajar, asesmen, sampai seleksi bisa terlaksana secara lebih objektif, efisien, transparan, serta gampang diawasi lewat optimalisasi teknologi digital.

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menggarisbawahi bahwa transformasi digital di lingkup pendidikan tidak sekadar bertumpu pada penyediaan perangkat teknologi, melainkan turut menyasar pemanfaatannya demi melahirkan pengaruh nyata bagi eskalasi mutu pendidikan.

 "Teknologi tidak hanya tentang konektivitas, tetapi tentang menciptakan dampak. Melalui PIJAR, Telkom berupaya membantu pemerintah dan satuan pendidikan menyelenggarakan proses pembelajaran, asesmen, hingga seleksi tenaga pendidik yang lebih efektif, terukur, transparan, dan menjangkau lebih banyak peserta di seluruh Indonesia," ujar Faizal.

PIJAR memfasilitasi perhelatan TKA berkat kerja sama bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta Kabupaten Boalemo sebagai bagian dari pematangan penerapan asesmen berbasis digital. Fasilitas try out digital lewat PIJAR ini telah dimanfaatkan oleh lebih dari 91.000 siswa tersebar di pelbagai daerah Indonesia. 

Pelaksanaan try out tersebut menyentuh lebih dari 76.000 siswa dari 1.200 sekolah di Kabupaten Karawang, lebih dari 2.100 siswa di Kabupaten Boalemo, serta lebih dari 12.500 siswa dari 500 sekolah dalam Try Out ASAJ di Kota Balikpapan.

PIJAR pun menyokong pelaksanaan Kompetisi Akademik LENTERA 2026 bergandengan dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang lewat pemakaian sistem Computer Based Test (CBT). Pengoperasian platform tersebut berkontribusi mewujudkan iklim kompetisi yang lebih efektif, objektif, serta transparan. 

Telkom pun mendukung perhelatan Seleksi Rekrutmen Guru dan Tenaga Kependidikan PJLP bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan yang dilangsungkan dalam Gelombang I serta Gelombang II. Penggunaan sistem Computer Based Test (CBT) ini membantu menyuguhkan mekanisme seleksi yang lebih efisien, objektif, dan transparan, sekaligus mempermudah tata kelola serta monitoring hasil seleksi.

Sepanjang Semester I 2026, Telkom via PIJAR juga mengawal pelaksanaan asesmen digital lewat USBK serta ASAJ di Kota Balikpapan yang diikuti oleh lebih dari 23.500 peserta dari 600 sekolah. Layanan CBT pada PIJAR turut dipakai tatkala pelaksanaan PTS dan PAS Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026.

 Platform tersebut menopang pelaksanaan lebih dari 126.000 jadwal ujian yang diikuti oleh lebih dari 619.000 siswa dari 900 sekolah di 33 provinsi. Selama rentang waktu 2 Maret sampai 15 Juni 2026, PIJAR mengawal jalannya ujian selama total 627 jam dengan catatan zero downtime.

Ke depannya, Telkom bakal konsisten mengembangkan PIJAR sebagai instrumen digital yang adaptif terhadap dinamika dunia pendidikan. Selaras dengan komitmen Danantara Indonesia dalam memperkokoh fondasi pembentukan talenta Indonesia, Telkom senantiasa menyediakan inovasi digital yang menopang jalannya pembelajaran, asesmen, dan penguatan ekosistem pendidikan digital demi memacu peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Tags

Terkini