BPJS Kesehatan Luncurkan NADI JKN Bantu Warga Menabung Iuran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:41:31 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito. (Foto: NET)

JAKARTA - BPJS Kesehatan resmi meluncurkan Program Menabung Demi Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (NADI JKN) guna memfasilitasi peserta dalam menyiapkan dana iuran secara berkala, sehingga berbagai hambatan dalam pelunasan dana secara menyeluruh saat tenggat pembayaran tiba dapat dicegah.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengutarakan bahwa NADI JKN berperan sebagai salah satu pendekatan retensi serta reaktivasi peserta demi mempertahankan kesinambungan jaminan kesehatan warga, di samping turut mendorong kenaikan tingkat keaktifan anggota Program JKN.

"Hingga 30 Juni 2026 cakupan kepesertaan JKN telah mencapai 98,60 persen dari total penduduk Indonesia. Namun demikian tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 80,25 persen, yang menunjukkan masih terdapat peserta yang belum aktif karena berbagai faktor, termasuk keterlambatan atau ketidakmampuan membayar iuran secara tepat waktu," ujar Pujo di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Pujo menjelaskan lebih lanjut bahwa Program NADI JKN berfungsi sebagai wadah bagi peserta guna mempermudah serta merencanakan pelunasan iuran secara lebih ringan, agar status keanggotaan tetap aktif dan proteksi kesehatan yang berkesinambungan bisa terus dinikmati.

Inisiatif tersebut dirancang melalui dua jenis model pelayanan, yakni digital-kolektif serta konvensional-perorangan, agar mampu merangkul beragam lapisan masyarakat dengan latar belakang yang berlainan.

Dalam model digital-kolektif, peserta melakukan pendaftaran lewat perantara mitra seperti platform digital serta ekosistem komunitas yang telah bermitra bersama BPJS Kesehatan. Selanjutnya, peserta menyisihkan tabungan secara rutin, baik harian maupun mingguan, memanfaatkan fitur yang telah disediakan oleh pihak mitra.

Apabila jumlah dana yang terkumpul dinilai sudah mencukupi, pihak mitra langsung melunasi iuran JKN milik peserta lewat nomor akun virtual yang tersambung langsung ke sistem BPJS Kesehatan.

Kini, BPJS Kesehatan menjalin kerja sama bersama PT Goto Gojek Tokopedia Tbk dengan sasaran utama para tenaga pengemudi ojek daring.

Berikutnya, melalui model konvensional-perorangan, peserta diberikan kemudahan menabung lewat koperasi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), ataupun instansi masyarakat yang bertindak sebagai mitra resmi Program NADI JKN. 

Saldo tabungan yang terkumpul nantinya dialokasikan untuk melunasi iuran JKN peserta tepat pada saat tenggat waktu pembayaran.

Pada tahap ini, BPJS Kesehatan tengah melaksanakan uji coba di lima Kantor Cabang (KC) yaitu Jakarta Selatan, Pangkalpinang, Boyolali, Banyuwangi, serta Pare-Pare, guna membangun sinergi bersama mitra seperti koperasi, BUMDes, maupun lembaga kemasyarakatan.

"Ke depan, kami berharap Program NADI JKN dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak segmen peserta, termasuk perluasan kerja sama dengan berbagai penyedia aplikasi digital yang telah akrab digunakan masyarakat," ucap Pujo.

Tags

Terkini