JAKARTA - Upaya mendorong transportasi berkelanjutan terus menjadi perhatian pemerintah.
Transformasi sistem mobilitas dinilai penting untuk menjawab tantangan lingkungan dan pertumbuhan kota. Sektor transportasi diposisikan sebagai kunci dalam pengurangan emisi nasional.
Melalui kolaborasi lintas lembaga, pemerintah mendukung pengembangan gagasan transportasi hijau. Program pembinaan generasi muda menjadi salah satu langkah strategis. Mahasiswa dipandang memiliki peran penting dalam mendorong inovasi transportasi masa depan.
Pendekatan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada teknologi. Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi sasaran utama. Dengan sistem transportasi yang baik, penggunaan kendaraan pribadi diharapkan dapat ditekan.
Kebijakan Dekarbonisasi Transportasi Terintegrasi
Transformasi transportasi ramah lingkungan telah memiliki dasar kebijakan yang jelas. Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen tersebut melalui keputusan menteri yang menjadi panduan nasional. Kebijakan ini mencakup seluruh moda transportasi yang ada.
Peta jalan dekarbonisasi dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi. Selain itu, kualitas udara juga menjadi fokus utama dalam kebijakan tersebut. Seluruh sektor diarahkan untuk berkontribusi pada penurunan emisi.
“Dalam roadmap itu ada perencanaan membangun transportasi yang ramah lingkungan dan energi yang efisien,” ujar Tatan. Ia menegaskan kebijakan ini menjadi acuan jangka panjang pembangunan transportasi. Implementasinya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Transportasi Publik Ubah Pola Mobilitas
Implementasi dekarbonisasi paling nyata terlihat di transportasi darat. Pemerintah mendorong modernisasi angkutan umum melalui skema Buy The Service. Skema ini bertujuan menciptakan layanan yang nyaman dan terintegrasi.
Layanan angkutan umum seperti BisKita dan Trans daerah menjadi contoh penerapan kebijakan. Pemerintah memberikan subsidi agar layanan tetap terjangkau. Dengan kualitas layanan yang meningkat, masyarakat diharapkan beralih ke transportasi umum.
“At least konsep utamanya adalah mengalihkan orang naik motor, naik kendaraan pribadi dengan angkutan umum,” jelas Tatan. Menurutnya, perubahan kebiasaan menjadi indikator keberhasilan program. Transportasi publik harus menjadi pilihan utama masyarakat.
Kesetaraan Akses Jakarta dan Bodetabek
Kesetaraan layanan transportasi antara Jakarta dan Bodetabek menjadi perhatian serius. Pemerintah menilai pembangunan transportasi harus dirasakan merata. Akses yang setara akan memudahkan mobilitas lintas wilayah.
Ketersediaan angkutan penghubung menuju stasiun menjadi faktor penting. Masyarakat di daerah penyangga harus mendapatkan layanan yang nyaman. Dengan demikian, integrasi transportasi dapat berjalan optimal.
“Bodetabek sama Jakarta membangun transportnya harus setara,” ujar Tatan. Ia menekankan pentingnya layanan angkutan pendukung. Kenyamanan dan keterjangkauan menjadi prinsip utama.
Inovasi Energi dan Peran Generasi Muda
Dekarbonisasi juga menyasar sektor laut dan udara. Pemerintah mendorong pengembangan bahan bakar alternatif nonfosil. Riset terkait hidrogen dan amonia terus dilakukan.
Selain itu, uji coba bahan bakar penerbangan berkelanjutan menjadi perhatian. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi energi. Kualitas udara di sekitar pelabuhan dan bandara juga diharapkan terjaga.
“Dekarbonisasi di sektor laut dan udara itu sekarang lebih ke pengembangan bahan bakar alternatif,” kata Dodhy. Ia menyebut berbagai studi tengah dijalankan. Pemerintah berupaya memastikan kesiapan teknologi.
Peran generasi muda dinilai sangat strategis dalam transformasi ini. Mahasiswa didorong menjadi agen perubahan yang solutif. Ide segar dibutuhkan untuk menjawab tantangan transportasi masa depan.
“Isu transportasi terus berkembang,” ujar Tatan. Ia menilai adaptasi menjadi kunci keberlanjutan sistem transportasi. Keterpaduan dan kesetaraan layanan harus tetap dijaga.
Ia berharap mahasiswa mampu memahami isu lingkungan secara mendalam. Penyampaian gagasan juga harus dilakukan dengan pendekatan konstruktif. “Dengan ramah kita sampaikan,” pungkas Tatan.