Berapa Modal Usaha Barbershop? Inilah Panduan Lengkapnya, Simak!

Kamis, 22 Januari 2026 | 12:04:06 WIB
modal usaha barbershop

Jakarta - Modal usaha Barbershop menjadi salah satu pertimbangan penting bagi siapa saja yang ingin terjun ke bisnis potong rambut, apalagi tren gaya rambut kini semakin diminati. 

Banyak orang penasaran berapa biaya yang diperlukan untuk memulai barber shop serta langkah-langkah agar usaha ini berjalan lancar. 

Artikel ini akan mengulas secara menyeluruh mengenai modal usaha Barbershop, mulai dari kebutuhan awal, tips memulai bisnis, hingga strategi agar usaha dapat berkembang dan sukses di tahun 2026. 

Dengan informasi ini, kamu bisa lebih siap dan terencana sebelum membuka barber shop, sehingga risiko kerugian bisa diminimalkan. 

Alasan Memilih Bisnis Potong Rambut Profesional

Bisnis potong rambut profesional menawarkan sejumlah kelebihan yang membuatnya menarik:

  • Permintaan Konsisten: Layanan potong rambut merupakan kebutuhan rutin masyarakat, sehingga selalu ada pelanggan potensial.
  • Potensi Keuntungan Tinggi: Dengan pelayanan yang memuaskan, bisnis ini bisa menciptakan pelanggan tetap dan mendatangkan pendapatan stabil.
  • Modal Awal Fleksibel: Usaha ini bisa dimulai dengan skala kecil terlebih dahulu, kemudian dikembangkan sesuai kemampuan finansial pemilik.

Berdasarkan prediksi tahun 2026, sektor bisnis potong rambut diperkirakan mengalami pertumbuhan sekitar 8% per tahun, terutama di kota-kota besar dengan masyarakat yang menjalani gaya hidup modern.

Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Memulai Usaha Barber Shop?

Sebelum mengetahui total modal yang diperlukan untuk membuka barber shop, penting untuk memahami komponen-komponen yang dibutuhkan agar bisnis ini bisa berjalan lancar.

Secara umum, ada beberapa elemen utama yang perlu dipersiapkan, yaitu peralatan dan bahan barber shop, biaya sewa lokasi, biaya operasional, serta anggaran untuk promosi. Mari kita uraikan masing-masing kebutuhan tersebut.

  1. Peralatan dan Bahan Barber Shop
    Untuk memulai usaha, kamu perlu menyiapkan seluruh alat dan bahan dasar yang dibutuhkan. Beberapa peralatan utama antara lain:
  • Gunting rambut profesional
  • Mesin cukur atau clipper
  • Kursi barber
  • Semprotan air
  • Sisir dalam berbagai ukuran
  • Handuk
  • Shaving cream
  • Apron atau celemek pelindung
  • Produk grooming tambahan seperti pomade, wax, atau minyak rambut
  • Peralatan kebersihan seperti sapu dan pengki
  1. Biaya Sewa Lokasi
    Memiliki tempat usaha adalah syarat mutlak agar barber shop dapat beroperasi. Biaya sewa perlu dihitung dengan cermat karena lokasi strategis sangat memengaruhi jumlah pelanggan dan potensi pendapatan.
  2. Biaya Promosi
    Usaha baru membutuhkan strategi pemasaran untuk menarik perhatian pelanggan. Promosi bisa dilakukan melalui media sosial, memberikan diskon atau paket khusus, membuat banner atau spanduk, serta berkolaborasi dengan influencer lokal agar jangkauan lebih luas.
  3. Biaya Operasional
    Selain modal awal, kamu juga perlu menyiapkan biaya rutin untuk operasional harian. Biaya ini meliputi gaji karyawan (jika ada), listrik, air, kebersihan, dan lain-lain. 

Jangan lupa untuk menyediakan anggaran tambahan untuk pembelian kembali produk dan perlengkapan yang cepat habis pakai agar usaha berjalan lancar.

Modal Usaha Barbershop 

Modal usaha Barbershop menjadi hal utama yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai bisnis potong rambut profesional, agar persiapan dan investasi bisa lebih terencana.

1. Pengeluaran untuk Menyewa Tempat
Lokasi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi keberhasilan sebuah barber shop. Tempat yang mudah dijangkau dan ramai pengunjung, seperti di pusat perkantoran, mal, atau kawasan padat penduduk, biasanya mendatangkan lebih banyak pelanggan. 

Biaya sewa bervariasi tergantung lokasi:

  • Kawasan strategis: Rp5 juta – Rp15 juta per bulan
  • Lingkungan perumahan: Rp2 juta – Rp5 juta per bulan

2. Peralatan Utama Barber Shop
Peralatan merupakan bagian penting dari investasi awal. Berikut daftar peralatan yang diperlukan beserta perkiraan harganya:

  • Kursi barber profesional: Rp3 juta – Rp8 juta per unit
  • Mesin cukur: Rp500 ribu – Rp1,5 juta per unit
  • Gunting rambut profesional: Rp300 ribu – Rp1 juta
  • Cermin besar: Rp500 ribu – Rp1 juta per unit
  • Alat sterilisasi: Rp1 juta – Rp2 juta
  • Perlengkapan tambahan (sisir, handuk, cape): Rp1 juta – Rp2 juta

3. Renovasi dan Penataan Ruang
Barber shop dengan tampilan yang menarik akan meninggalkan kesan positif bagi pelanggan. Biaya untuk merenovasi dan mendekorasi biasanya mencakup:

  • Cat dinding: Rp1 juta – Rp3 juta
  • Furnitur (meja, sofa, rak): Rp2 juta – Rp5 juta
  • Branding (logo, papan nama, signage): Rp1 juta – Rp3 juta

4. Pengeluaran Operasional Bulanan
Selain modal awal, penting juga memperhitungkan biaya operasional rutin setiap bulan, antara lain:

  • Gaji karyawan: Rp2 juta – Rp4 juta per orang
  • Listrik dan air: Rp500 ribu – Rp1 juta
  • Perlengkapan habis pakai (sampo, pomade, handuk): Rp1 juta – Rp2 juta

Estimasi Total Modal Awal
Untuk membuka barber shop dengan skala sederhana, total modal awal diperkirakan berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp50 juta, tergantung ukuran usaha dan lokasi yang dipilih.

Tips Memulai Usaha Barber Shop dengan Dana Terbatas

  • Mulai dari skala kecil: Jika modal yang tersedia terbatas, pertimbangkan membuka barber shop di rumah sendiri atau memanfaatkan ruang kecil di lokasi yang strategis.
  • Manfaatkan media sosial: Gunakan platform seperti Instagram, Facebook, atau TikTok untuk mempromosikan jasa potong rambut. Tampilkan hasil potongan terbaik agar menarik perhatian calon pelanggan.
  • Prioritaskan pelayanan: Pelayanan yang ramah dan hasil potongan yang memuaskan akan membuat pelanggan kembali serta merekomendasikan barber shop Anda ke orang lain.
  • Cari peralatan dengan harga terjangkau: Bandingkan penawaran dari beberapa supplier dan pilih peralatan yang kualitasnya baik namun tetap ramah di kantong.

Strategi Efektif Mengembangkan Usaha Barber Shop di Tahun 2026

  1. Ciptakan Paket Layanan Menarik
    Tawarkan kombinasi layanan, misalnya potong rambut plus perawatan rambut, atau paket keluarga, untuk meningkatkan daya tarik bagi berbagai kalangan pelanggan.
  2. Kerja Sama dengan Tokoh Lokal atau Konten Kreator
    Libatkan tokoh populer di komunitas atau pembuat konten untuk mencoba jasa barber shop Anda dan membagikan pengalaman mereka melalui media sosial agar jangkauan promosi lebih luas.
  3. Perluas Pilihan Layanan
    Tambahkan opsi layanan tambahan seperti pewarnaan, perawatan rambut khusus, atau styling untuk acara tertentu, sehingga pelanggan memiliki banyak pilihan sesuai kebutuhan.
  4. Selalu Ikuti Tren Rambut Terbaru
    Pantau perkembangan gaya rambut yang sedang populer agar barber shop Anda terlihat modern dan selalu relevan bagi pelanggan yang ingin tampil up-to-date.

Sebagai penutup, memahami seluruh komponen yang dibutuhkan mulai dari peralatan, sewa tempat, operasional, hingga promosi akan memudahkan perencanaan dan membantu mengatur keuangan secara tepat sebelum memulai modal usaha barbershop.

Terkini