JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendayagunakan donasi konsumen minimarket senilai Rp300 juta guna mendirikan jembatan permanen demi memulihkan akses warga di Desa Sukajadi, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi.
Direktur Pengumpulan Perorangan Baznas RI, Fitriansyah Agus Setiawan mengutarakan bahwa jembatan tersebut menjelma sebagai bukti bahwa seluruh sedekah, serendah apa pun jumlahnya, mempunyai daya cipta perubahan masif bila diurus secara amanah serta tepat sasaran.
"Sedekah tersebut berubah menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan pendidikan, layanan kesehatan, aktivitas ekonomi, dan kehidupan sosial yang lebih baik. Inilah kekuatan gotong royong dalam bersedekah," ucapnya lewat keterangan di Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Agus menyatakan kemunculan jembatan ini menyambungkan kembali Desa Sukajadi serta Desa Karang Mekar, sehingga melebihi 500 kepala keluarga mampu berkegiatan secara lebih aman, nyaman, dan lancar.
Selanjutnya, Pimpinan Baznas RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan, Rizaludin Kurniawan memperlihatkan bahwa derma publik sungguh-sungguh kembali kepada masyarakat lewat wujud kemanfaatan yang konkret.
"Amanah yang diberikan, meskipun berasal dari nominal yang kecil, kami kelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga dapat menghadirkan manfaat yang besar seperti pembangunan jembatan ini," katanya.
Rizaludin mengharapkan agar kian banyak publik yang terdorong guna berderma lantaran tiap rupiah yang diamalkan bakal menjelma ikhtiar penciptaan kemaslahatan bagi sesama.
Sementara itu, Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firlandi, menyampaikan bahwa pendirian jembatan ini adalah salah satu dari sekian banyak manfaat lain yang terealisasi dari derma konsumen Alfamart serta diurus oleh Baznas RI.
"Jembatan ini adalah hasil dari kepedulian konsumen yang menyisihkan uang kembaliannya untuk bersedekah. Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa setiap sedekah, sekecil apa pun, mampu menghadirkan perubahan yang besar ketika dilakukan bersama-sama," ujar Firly.