Ezra Kenang Momen Lawan Tammy Abraham Jelang Hadapi Aston Villa

Ezra Kenang Momen Lawan Tammy Abraham Jelang Hadapi Aston Villa
Penyerang andalan Persik Kediri, Ezra Walian. (Foto: NET)

JAKARTA - Penyerang andalan Persik Kediri, Ezra Walian, menyampaikan sebuah kisah menarik sebelum berlangsungnya laga antara Indonesia All Star melawan Aston Villa. 

Pertandingan bergengsi ini rencananya akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada hari Sabtu (1/8/2026) jam 19.30 WIB.

Menjelang pertandingan ini, Ezra mengungkapkan bahwa dia punya hubungan yang cukup dekat dengan keluarga pemain bertahan Aston Villa, Ian Maatsen. 

Ia menyebutkan bahwa kesempatan melawan Aston Villa terasa makin istimewa lantaran dirinya akan bertemu tatap muka dengan Ian Maatsen. Bahkan, Ezra mengaku telah bertukar pesan dengan kerabat sang bek sebelum laga persahabatan ini digelar.

“Keluarga Ian Maatsen, aku main sama dia. Jadi aku tahu keluarga Ian Maatsen. Aku udah kirim nephew (keponakan laki-laki) Ian Maatsen 'Bos, aku main lawan Ian', bicara ke dia. Mungkin kami bisa bicara setelah laga,” ucap Ezra melansir dari Antara pada hari Jumat (1/8/2026).

Reuni Bersama Tammy Abraham

Di samping antusiasmenya bertemu Maatsen, pemain depan berumur 28 tahun ini juga tampak penuh semangat untuk bereuni dengan sosok striker yang telah dikenalnya sejak usia remaja, yakni Tammy Abraham. 

Ezra kembali mengingat memori masa lalunya saat masih menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam, sedangkan Abraham saat itu sedang membela akademi Chelsea.

Kedua tim tersebut sempat bertarung di ajang kompetisi Youth League pada musim 2015-2016 silam.

“Aku main mungkin 15 atau 13 tahun lalu aku main untuk Ajax dan aku main lawan Tammy Abraham,” tegas Ezra Walian.

“Di Youth League, Ajax lawan Chelsea. Jadi aku senang sekali aku bisa lihat dia lagi,” imbuh pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut.

Jejak karier Abraham memang terbilang cukup panjang sebelum akhirnya ia kembali memakai jersi Aston Villa di awal tahun 2026 dan sukses memberikan trofi Liga Europa. 

Dia sebelumnya pernah membela berbagai klub, mulai dari Bristol City, Swansea City, AS Roma, AC Milan, sampai ke Besiktas.

Mewaspadai Kualitas Alejandro Garnacho

Bukan sekadar Maatsen dan Abraham, Ezra pun memberikan perhatian lebih terhadap ancaman lain dari kubu The Villans. Salah satunya adalah Alejandro Garnacho yang direkrut sebagai pemain pinjaman dari Chelsea.

Sosok Garnacho sebelumnya pernah mencuri perhatian masyarakat sepak bola Indonesia saat tampil dalam pertandingan persahabatan internasional membela tim nasional Argentina tiga tahun lalu di stadion yang sama.

“Garnacho pemain luas biasa, tapi semua tim Aston Villa gila sekali,” pungkas Ezra saat mengomentari kualitas eks penggawa Manchester United itu.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index